BantuanBeluBeritaDaerahDesaEkonomiTNI

Masyarakat Lamaknen Serbu Pasar Murah Saat Penutupan TMMD 118 Kodim Belu

121
×

Masyarakat Lamaknen Serbu Pasar Murah Saat Penutupan TMMD 118 Kodim Belu

Sebarkan artikel ini

Belu,obornusa.com//Pelaksanaan program TNI Manunggal Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-118 tahun 2023 di wilayah Kodim 1605/Belu yang berlangsung selama 30 hari di Desa Dirun dan Desa Makir, Kecamatan Lamaknen Kabupaten Belu telah berakhir.

Hal tersebut ditandai dengan upacara penutupan TNI Manunggal Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-118 tahun 2023 yang dipimpin oleh Kepala Seksi Teritorial Korem 161/Ws Kolonel Inf Agusto M. Soares dan dihadiri langsung oleh Bupati Belu dan Wakil Bupati Belu, pada Kamis (19/10/2023).

Pada kegiatan penutupan TMMD tersebut, Satgas TMMD Kodim 1605/Belu menggelar berbagai macam kegiatan baksos diantaranya pembagian sejumlah paket sembako kepada masyarakat yang kurang mampu, pemeriksaan dan pengobatan gratis, pembagian perabot rumah tangga serta pasar murah dan juga pembagian buku tulis oleh Bupati Belu kepada para pelajar SD.

Salah satu kegiatan yang menarik antusias warga masyarakat adalah kegiatan pasar murah yang dilaksanakan Kodim 1605/Belu di lokasi penutupan TMMD.

“Ini sungguh diluar dugaan kami, beras ukuran 5 kg dapat kami beli dengan harga 25 ribu dan kami sangat bersyukur, kepada TNI yang sudah membantu kami dengan kegiatan pasar murah ini” Ungkap Virginia Sosia Mali warga Desa Dirun dengan berapi-api.

Virginia pun mengatakan, masyarakat sangat berterimakasih atas kegiatan TMMD 118 Kodim/Belu ini, hal ini karena seluruh kegiatan TMMD ini manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat seperti pasar murah ini.

“Kami sangat bersyukur sekali karena ditengah harga beras yang naik saat ini, namun di kegiatan TMMD ini TNI adakan pasar murah untuk kami” tambah Virginia.

Sementara itu, Komandan Kodim 1605/Belu Letkol Arh Suhardi,S.T menyampaikan dalam kegiatan pasar murah ini Kodim Belu menyediakan beras untuk kebutuhan masyarakat sebanyak 750 Kg.

“Untuk beras dalam kemasan 5 Kg harganya 25 ribu rupiah, ada juga minyak goreng yang mana kita bekerjasama dengan PT Wings Atambua dijual dengan harga yang sangat terjangkau juga oleh masyarakat” Sebut Dandim.

Dandim menegaskan, dalam kegiatan pasar murah ini targetnya masyarakat yang secara ekonomi kurang memiliki daya beli sehingga dengan adanya pasar murah ini dapat menjadi solusi bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya selama melonjaknya harga sembako terutama beras.

“Kegiatan ini sebagai upaya kita bersama pemerintah Kabupaten Belu membantu masyarakat kurang mampu, sehingga kita berharap dengan adanya kegiatan pasar murah ini dapat memenuhi kebutuhan sembilan bahan pokok masyarakat” Pungkas Dandim.

 

Sumber: KODIM 1605/BELU